Rabu, 03 September 2014

BAGIAN - BAGIAN KAMERA VIDEO

Memilih dan Menyiapkan Peralatan Kamera
 Kamera video merupakan suatu perangkat keras atau Hardware, yang termasuk salah satu peralatan brocasting yang digunakan untuk memproduksi acara-acara dan penyiaran program televise serta digunakan untuk mengambil dan  merekam sebuah gambar dari sutau objek. kamera video termasuk salah satu produk teknologi digital, sehingga disebut pula salah satu perangkat digitizer yang memiliki kemampuan mengambil input data analog berupa frekuensi sinar dan mengubah ke mode digital elektronis.
Selain kamera terdapat beberapa peralatan broadcasting lainya yang mendukung untuk menghasilkan sebuah perekaman objek yang baik dan menarik. Berikut ini akan kita bahas beberapa peralatan kamera yang sering dipergunakan untuk produksi sebuah film.

1.1  Kamera Video Mini-DV
Camera Video Mini-DV adalah sebuah sebuah kamera yang berfungsi sebagai alat perekam gambar yang  media penyimpanan hasil dari perekaman gambarnya menggunakan kaset. Walaupun media penyimpanannya memakai kaset namun kualitas gambar yang di hasilkan kamera ini sangat baik dan mudah dalam mengoperasikanya.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhL2iNvfpSHt8Dkgcy_kz6B3lcjotqfxMr_JghBjwW7MT-u-pzIx5ZvX1BKGixc8Fn6tAw4TTLPT723FE9-eVyXjsjWUQ4dEfPSPnYs48KfyFaIRxeNX3XiOqc-KWR8mHPhSrgKxPm7B5k/s1600/Untitled-1.jpg
Gambar 1.1  Camera Video Mini-DV Camcorder Panasonic NV-MD10000

1.1.1  Komponen Kamera Video Mini-DV
Agar kita mudah mengoperasikan camera kita harus mengenal komponen pada camera ini, agar memudahkan dalam pengoperasianya perhatikan identifikasi komponen Camera Video Mini DV Camcorder  Panasonic NV-MD10000 di bawah ini.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQWA-lmURXniklew7gQnkwNeI9eKAI_HZ17yEBMtITgIsAzWZVfWYn8CC6a0UDVweSQEmPhINGwrz46n_G1I_YizLh8vd8gAzc5rWsrQkGqaTvoXsZnNrmqIH6T5fLr_-XifEp720TxIED/s200/Untitled-2.jpg
1.      Cincin fokus
2.       Sensor white balance
3.       Lampu perekaman
4.       Sensor remote kontrol
5.       Lensa
6.       Pelindung lensa
7.       Tuas pemasangan
      pelindung lensa
8.       Mode tuas
9.       Mode pemilihan tuas
      [AUTO/MANUAL/FOKUS]
10.   Tombol kursor
11.   Tombol daya LCD
12.   Tombol [MENU]

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhajQtsuoStPKp88sJ0P8jEcEcOCRpb_dhwY2_5jqyVT81b6KiusVnuaq3MKjK2FzFj2pZUiLsZ-QmtzfuxQIDxAsDROTRjXEpDHTXmgPRjghZ_hDtKr03Dmecm3e51_aeV6LS88jH7mWvX/s200/Untitled-3.jpg
13.       Penampang mata
14.       Pencari tampilan
15.       Monitor LCD
16.       Tombol pembuka monitor
17.       Tombol pengatur ulang
18.       Kunci pengkoreksi mata
19.       Speaker

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhtJLNSBsL1r33QMqs4oHxKzMWfSJczcLEQ1AVsjQlvWRWy56D0eyrLETG2x0a-uLV4clSuul6eD33oIjOPtzmHsT3FzY_nMXMCjH9uyLM9TqVYm3V4I3DTx1EM95PdfwsPtE9foFsAnxNH/s200/Untitled-4.jpg


20.       Sepatu aksesori pintar
21.       Mikrofon
22.       Soket mikrofon eksternal [EXT MIC]
23.       Penyesuai zoom [W/T]
24.       Sabuk pegangan



Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhN2ooh34PU0zprNND3Ll-qCoWXDd8NmONQSc6vbSnmYoDf6WfZI20N_nLZIF85ly_mYwzQ0x31woy1dlFtjqXQpoZ-3tSE8pM1G_rTQlAovJWxg6vNz9YCapuZoYQzcVCa4qQkg2WhJcNI/s200/Untitled-5.jpg
25.    Penahan sabuk bahu
26.  Penyesuai subzomm [W/T]
27.  Tombol mulai subrekam/tombol STOP
28.  Tombol mengeluarkan baterai
39.  Penahan baterai
30.  Soket headfon [PHONES]
31.  Penahan kaset
32.  Pelindung kotak kaset
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQWA-lmURXniklew7gQnkwNeI9eKAI_HZ17yEBMtITgIsAzWZVfWYn8CC6a0UDVweSQEmPhINGwrz46n_G1I_YizLh8vd8gAzc5rWsrQkGqaTvoXsZnNrmqIH6T5fLr_-XifEp720TxIED/s200/Untitled-2.jpg 33.  Penyesuai buka kaset [OPEN/EJECT

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgbTD1s4Rs27caRekP_TvK8tvUczASfOTJnz2hcP-Hl5y-_YOWKmjWEItar1OHsMD4a0K2-Vqzacg-HfkxwlxgudOHkz4nVqoXorozAJeShX9Md6m3Q7aqvbzYjCjrmpc4dDKawwCDOPIAz/s200/Untitled-6.jpg
34.    Soket input DC [DC IN]
35.    Terminal DV
36.    Soket output S-Video
37.    Soket output video
38.    Soket output audio
39.    Lampu daya
40.    Mulai merekam/tombol stop
41.    Tuas ON/OFF
42.    Lubang tripod

Gambar 1. Komponen  Kamera Video Mini-DV Camcorder Panasonic NV-MD100002

1.2  Kamera Video Camcorder Panasonich AG-HMC72EN
Berbeda dengan Kamera Video Mini-DV Camcorder NV-MD10000, Kamera Video Camcorder AVCHD adalah kamera video yang memakai format AVCHD dimana hasil rekamanya sangat mendail pada gambar atau High Definition. Dengan stabilitas di bahu, "zoom rocker control" yang berukuran besar, output headphone yang dilangkapi dengan "volume control" dan memiliki fitur profesional yang dapat membantu mengambil gambar
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_vQ6VZboNJdADs-XCTBOFwLg6H76TPJBfatm0Xm-kcJq8fTD_2EJ5MOqTS_J4MCkM80sDiqpx0zUIwPs7brpdi3cv1r0OzAXBgSKV2EGAKClLPoqMBTPC-Pf4PpQK5hg2xh6T65HaXIC-/s320/Untitled-7.jpg
Gamabr 1.3 Kamera Video Camcorder  Panasonic AG-HMC72EN
Camera ini memakai memory model SD sebagai media penyimpanan rekaman gambar. Dengan kapistas memory 4 GB durasi rekaman dapat berlangsung selama 90 Menit jika kita akan melakuakn pengambilan gambar dengan durasi yang cukup lama maka diperlukan kapasitas memory cukup tinggi.
AVCHD (Advanced Video Codec High Definition) adalah format untuk merekam dan memutar ulang pada gambar secara high definition. Gambar yang direkam didasarkan pada AVC/H.264 MPEG-4 codec
Gambar 1.4  Hasil Rekaman High Definiton dan Standard
Coba perhatikan gammbar A dan B diatas dimana gambar tersebut :
A.      Gambar High Definition (1440k1080) Jumlah yang tersedia 1080 scan lines.
B.      Gambar Standar (720k480) Jumlah yang tersedia 480 scan lines.
Dimana High Definition memiliki lebih dari sekitar 2 kali jumlah scan lines dan lebih dari 4 kali jumlah pixel dibandingkan dengan gambar standar.

1.2.1 Komponen Pada Kamera
Adapun komponen-komponen yang terdapat pada Camera Video Camcorder AVCHD dapat dilihat pada penjelasan dibawah ini.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8zAaMwizqdWB12uMQ_-mPZvj6vCl7DHv1Cz-D-787Tol6PWRJ179ImoTJmQ65IEQOjBw7DteG5EzlHj52kA345KVhh6ARsgDEEZEZzYcXcZaXiguMCGOvNqvA-wRpok3dN9n9k9fhIPZJ/s200/Untitled-9.jpg 
1.       Lampu perekaman (depan)
2.       Pelindung Lensa
3.       Lensa
4.       Sensor white balance






    
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilfWjf28J6u9bsdGmifk5O6dcu7psPnr3s-dt0rkPxPW7TP0JZKpnW15ZqIGYGuhXz7Vgem-b5Y_j2sH69L9n5s6ALe0nen7VHDUSaXIbW4sd6VhXQqbPk8uSE18UvWTUG1pr-QbXfE8OJ/s200/Untitled-10.jpg
5.       Saklar Handle Zoom
6.       Kunci cincin
7.       Tombol zoom pegangan [W/T]
8.       Soket mikrofon eksternal
9.       Tombol Photoshot
10.    Sabuk pegangan


11.    Tuas pemasangan lensa
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjbSjO2ku9A6fd8XUh-5yixLahsdp7JuvZ7vcFb1T6_QBRhFE2tfJCq065wRpp3lN2BaenRZL-Rpd6GG5fGPKFu12gEvJD8gbc_OuaGyXQvTMziN4WPHhCcv_xcOEtasHwsiW_wNB2MkOYy/s200/Untitled-11.jpg
12.    Monitor LCD
13.    Kenop volume level suara
14.    Speaker
15.    Tombol reset
16.    Kenop audio level
17.    Selektor audio
18.    Sakelar audio in
19.    Terminal HDMI
20.    Penutup slot kartu
21.    Slot kartu
22.    Lampu akses kartu
23.    Sakelar pilihan mode
24.    Tombol PUSH AUTO
25.    Tombol power LCD
26.    Tombol menu
27.    Tombol delete
28.  Tombol Kursor
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjcLWHBZgfBH1FF8YhYIul-9VU1ym1RVIh-cZORnYYqk9k0rJ57-Ggy86p3Eb4GsLLGepaBKc03b4tbM0wA11jejD0MUzXzY7JfcoZO-sshJfpAqsv6v5O6oyYHWA7IT4Z-h9PqKXgKanpy/s200/Untitled-12.jpg
44.    Mikrofon internal
45.    Sepatu aksesori
46.    Tombol rekord Start/Stop
47.    Tombol Zoom [W/T]
48.    Tuas pengkoreksi mata
49.    Indikator status
50.    Tombol recording Start/Stop
51.    Tombol penyetel mode

Gambar 1.5 Tombol Fungsi Kamera Video Camcorder  Panasonic AG-HMC72EN


1.2.2 Perawatan Kamera Video AVCHD
Agar kamera yang kita pergunakan tidak mudah rusak hendaknya kita memperhatikan hala-hal yang dapat merusak kamera adapun hal-hal tersebut sebagai berikut :
1.       Jangan digunkan atau dipasang dekat air.
2.       Dibersihkan dengan kain lembut dan kering.
3.       Jangan halangi celah ventilasi.
4.       Jangan digunakan atau dipasang dekat peralatan yang menimbulakan panas.
5.       Jangan digunakan atau dipasang dekat electromagnetic equipment.
6.       Jangan digunakan atau dipasang dekat radio transmitter atau listrik yang bertegangan tinggi.
7.       Jangan menyemprot insektisida atau kemia lain di camcorder.
8.       Jangan sampai terbentur atau terjatuh.
9.       Jangan memakai bensin, thinner atau alkohol untuk membersikan camcorder
 
Untuk perawatan kemera agar tetap dalam kondisi prima lakukan perawatan yang standar pada bagian-bagian Kamera yaitu :
1.       Camera
1     Jika kamera digunakan dalam waktu yang lama, bodi kamera akan menjadi panas, namun ini bukan gangguan tetapi jika panasnya tidak wajar hentikan off kan cemara perhatikan apakah terjadi konselt arus listrik pada battry
2      Jauhkan kamera dari peralatan yang menghasilkan medan magnet seperti ponsel,   mikrowave oven, TV dan perlangkapan video game
3      Jangan menggunakan kamera di dekat transmitter MULTIMEDIA atau kabel bertegangan  tinggi.
4      Jangan menyemprotkan pembasmi saranga atau zat kemia. Jika tersemprot zat kimia, , bodi kameara akan berubah bentuk dan lapisan permukaan akan terkelupas.
5      Jika Anda menggunakan kamera di pantai atau di tempat yang berpasir, lindungi kamera agar tidak basah dan berpasir.
Ä      Jangan sampai terantuk atau terjatuh.
Ä      Jangan menggunakan bensin, cat atau alkohol untuk membersikan kamera.
Ä      Bersihkan kamera dengan kain yang lembut dan kering.
2.       LCD Monitor
Jika LCD kotor, bersikan dengan kain lembut dan kering, pengembunan dapat terjadi pada LCD monitor, lap dengan kain lembut dan   keringkan.
3.       VIEWFINDER
Untuk membersikan viewfinder, terlebih dulu lepas viewfinder, lalu bersihkan. Jika  debu sulit dibersikan, gunakan kapas basah (jangan terlalu basah).
4.       Baterai
Lepaskan baterai selang 1 menit setalah kemera dalam kondisi mati kemudian lakukan pembersihan dan pengecasan baterai jika daya istrik yang terkandung pada baterai sudah melemah.

Gunakan peralatan dan zat-zat pembersih khusus yang biasa dipergunakan untuk perawatan kamera yang dapat dibeli ditoko khsusus atau dealer resmi penjual Camera camcorder dan jika terjadi kerusakan pada kemera disarankan dibawa ketoko  service center yag telah ditentukan untuk perbaikan.

1.3  Tripod
Tripod adalah suatu alat penyangga Camera yang dapat membantu pada saat pengambilan gambar dalam jangka waktu yang lama, dan juga bisa diatur tinggi dan rendahnya sesui kebutuhan sehingga dapat menghasilkan gambar yang sempurna dalam pengambilan gambar. Untuk mengenal lebih dekat tentang komponen pada tripot perhatikan gambar dibawah ini
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_BJIyIZAO0nFp83oMlZmvbloO7sF71PMC36cG5XnlShi-Qk-zItUaoWAar3KhlBpSt1F-aoZEXf2r56kwte9H_wfskyMKwxK_RX3YBo0jkXTx5gm9e6nFU_bw4m6H4xb0QkdwGGLLzQSz/s320/Untitled-13.jpg
 Gambar 1.6 Bagian Bagian-bagian  Tripod
 
Tripod dapat dipakai dalam waktu yang lama jika mengikuti petunjuk di bawah ini :
1.       Tempatkan tripod di tempat yang kelambaban udara tidak terlalu tinggi.
2.       Setelah dipakai, bersihkan dengan kain yang bersih dan kering sebelum masukkan     di tasnya.
3.       Jangan memakai pembersih yang mengandung minyak, bensin, alkohol atau     silicon.
4.       Jangan memodifikasi tripod atau komponen tripod, Jika ada kerusakan, hubungi service center Libec atau ganti komponen yang asli.

 1.4        Lampu Penerangan ( Lighting )
Lampu penerangan (Ligthing) sangat membantu dalam memberikan kesan hasil perekaman suatu kegiatan dengan adanya lampu penerangan dapat memberikan kesan dramatis dan spektakuler. Lampu penerangan ini sering dikenal dengan pencahayaan atau Lighting sekarang ini banyak jenis-jenis lampu penerangan yang di pakai untuk pencahayaan dalam pembuatan film untuk mendapatkan efek pada studio. Berikut ini lampu penerangan yang dipakai secara umum dalam pengambilan gambar :

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjNpKIDnbfaOYnpietFNe0dt5Z63rMSGEVfYEmms_J0XNc8cLny6iIiMMAiKBL1Gagl9b7IZBLpkd0sVW37qdTxyvSMeZJX0pxl-ZPl81BkLHsmrFquzepkAhwGR9r4gpsaGZRupSc_NFn/s200/Untitled-14.jpg
 
Gambar 1.9 Lampu Redhead  Tronic/Redhead 800W

Jika ingin lakukan pembersihan/perawatan, lepaskan steker listrik terdahulu,  bersihkan dengan kain yang lembut dan kering Seka  steker listrik dengan kain kering secara teratur. Kotoran dan debu dapat menyebabkan kebakaran atau kejut listrik.
Bohlam jangan dipegang dengan tangan tanpa alas karena dapat memberikan bekas pada kaca sehingga saat lampu dipergunakan akan kelihatan bayangan bekas yang melekat pada bohlam, bersihkan kaca depan dengan kain lembut dan dilembabkan dengan air bersih.


Prinsip-prinsip dasar teknik pengambilan gambar dalam dunia film dan televisi, hal yang berlaku sama di mana pun di seluruh industri film dan televisi dari berbagai negara di seluruh dunia.


Sebagai catatan, teori ini tidak hanya berlaku untuk film dan televisi, namun bisa diterapkan untuk gambar 1 frame alias fotografi, sebab ini adalah teori tentang estetika memindahkan gambar ke dalam bentuk frame.


EWS (Extreme Wide Shot)

Description: http://images.luqmanhakim.multiply.com/image/bhJ6GADGktDRXEP7sUmQKw/photos/1M/300x300/1156/01-EWS.jpg?et=ThqnFbZifXFNf9HoOiqY4A&nmid=0

Gambar diambil dari jarak yang sangat jauh bahkan subjek dari karakter tokoh tidak kelihatan sama sekali, hanya suasana dalam sebuah lingkungan (environment) yang diambil secara luas. Biasa digunakan pada bagian awal pembuka film untuk membangun suasana.

Catatan: EWS terkadang disebut juga dengan istilah XLS (Xtreme Long Shot).


VWS (Very Wide Shot)

Description: http://images.luqmanhakim.multiply.com/image/X+mNZ9rtrsz-QB8ARIN0Hw/photos/1M/300x300/1157/02-VWS.jpg?et=CEZouSOLvor7dl1F9cLSUg&nmid=0

Subjek mulai kelihatan tapi tetap dengan menempatkan pada lingkungan sekitarnya. Bisa dikatakan bahwa jarak subjek pada VWS lebih dekat ketimbang EWS yang subjeknya bahkan bisa saja tidak keliatan sama-sekali. Subjek pada VWS pada intinya adalah penempatan ruang dan lingkungan yang masih menyertainya.


WS (Wide Shot)

Description: http://images.luqmanhakim.multiply.com/image/-Io250+TANAi-guFlV-03g/photos/1M/300x300/1158/03-WS.jpg?et=Pc68QgveJCg70JlBXCGp%2BQ&nmid=0

Pengambilan subyek memenuhi isi frame, lengkap dari kepala hingga kaki dengan komposisi gambar seartistik mungkin.

Catatan: WS juga biasa dikenal dengan istilah LS (Long Shot)


MS (Mid Shot)

Description: http://images.luqmanhakim.multiply.com/image/9fh9oKPf5c7Tlp2Wh4jnrw/photos/1M/300x300/1159/04-MS.jpg?et=VvMuJpraTE0gafZF3S0%2C5A&nmid=0

Subjek ditempatkan setengah frame dengan spesifikasi detil tertentu untuk mendapatkan impresinya pada gambar. MS lebih menitikberatkan pada gesture tokoh tanpa menitikberatkan intensitasnya. Ditujukan untuk mendapatkan detil konsentrasi emosional dan ekspresi tertentu dalam pemberian kekuatan karakter tokoh yang diambil gambarnya.


MCU (Medium Close Up)

Description: http://images.luqmanhakim.multiply.com/image/ADeAGt5DAPqo2OMH9lFC3A/photos/1M/300x300/1160/05-MCU.jpg?et=uIdn%2BnoGk76IwGb4VgYVkg&nmid=0

Subjek diambil gambarnya agak mendekat tapi bukan kelewat dekat (close up), menggambarkan kondisi wajahnya lebih jelas ketimbang MS namun masih dengan beberapa perangkat pun kesibukan lainnya. Teknik yang menekankan subjek yang menggambarkan fakta bahwa tokoh atau karakter tertentu dalam film dengan ekspresinya.


CU (Close Up)

Description: http://images.luqmanhakim.multiply.com/image/Ed-Rm8C+kwTGvtzU675tnA/photos/1M/300x300/1161/05A-CU.jpg?et=18N%2BeRPvsCB3KnICfQbCfg&nmid=0

Dipastikan semua orang sudah mengenal betul istilah ini. Benar, CU adalah penggambaran karakter tokoh dengan menempatkan wajahnya 1 frame penuh dengan segala ekspresinya.


ECU (Extreme Close Up)

Description: http://images.luqmanhakim.multiply.com/image/HtTYcIGA1iVIGHb6p7Pljw/photos/1M/300x300/1162/06-ECU.jpg?et=f%2CwZtNJaAjJlH67M2BfrQg&nmid=0

ECU lebih ditekankan pada pengambilan detil ekspresi dan karakter tokoh yang diperankan. Menunjukkan dengan sangat detil ekspresi yang diambil dari bagian-bagian tertentu tubuh seperti mata, hidung atau bibir.

Catatan: ECU terkadang disebut juga dengan istilah XCU.


Cut-In

Description: http://images.luqmanhakim.multiply.com/image/ylPThUxgkOIgYrus-lT0Fw/photos/1M/300x300/1163/07-Cut-in.jpg?et=LZF%2CvEFIuIOPBZf%2C9qfqxA&nmid=0

Teknik pengambilan gambar pada subjek untuk detil tertentu dan tanpa muka. Dalam contoh gambar ini bagaimana seorang subjek tengah memegang kamera dan detil memegang kamera itulah yang ditekankan.


Cutaway

Description: http://images.luqmanhakim.multiply.com/image/Niqr-IzknzHwsdq6VhfHww/photos/1M/300x300/1164/08-CA.jpg?et=mvcE%2BsZ6mhlSQ4N%2Ci9Ev6w&nmid=0

Teknik pengambilan gambar di mana subjek berada pada lingkungannya dengan subjek-subjek lainnya. Di tengah kerumunan, pun di antara banyak orang. Dalam pekerjaan editing, CA lebih digunakan sebagai penyerantara (in-between) dengan gambar berikutnya untuk memberikan impresi tertentu pada penekanan informasi karakter yang diperankan.


Two Shot

Description: http://images.luqmanhakim.multiply.com/image/dJVtOeAQzV3Ng5IYEN+RAQ/photos/1M/300x300/1165/09-TwoShot.jpg?et=LwGDcuFgLFxBpTYLvk7nCg&nmid=0

Pengambilan gambar dengan 2 subjek. Memang agak mirip dengan MS, hanya saja ini 2 subjek. Dasar teorinya, "One-Shot" bisa berarti "Mid-Shot", pun "Three-Shot" juga berarti mengambil gambar dengan 3 subjek.

Pekanannya pada hubungan yang dibangun pada karakter tokoh tertentu dengan tokoh lainnya.






OSS (Over-the-Shoulder Shot)

Description: http://images.luqmanhakim.multiply.com/image/W9STPveBdeBUA+V2YU8KaA/photos/1M/300x300/1166/10-OSS.jpg?et=xeRhAZtr0q0YhM5zC8BCIQ&nmid=0

Adanya subjek gambar yang membelakangi subjek lain, biasanya diambil dengan ukuran sepertiga subjek dari frame. Teknik ini adalah pengambilan gambar dengan memasukkan bagian belakang subjek lain untuk membelakangi subjek karakter tokoh dalam frame.


Noddy Shot

Description: http://images.luqmanhakim.multiply.com/image/7AZE9xou45Rm6TEkZXOlQw/photos/1M/300x300/1167/11-NoddyShot.jpg?et=kyDEabn2jnNzG9aXo6pMzg&nmid=0

Biasanya mengacu pada posisi subjek yang sedang menyimak, mendengarkan, atau memperhatikan subjek lain. Teknik pengambilan gambar yang paling sering dipakai program berita televisi ketika mewawancarai narasumber.


POV (Point-of-View)

Description: http://images.luqmanhakim.multiply.com/image/I1Tf9muQAGAkEVVI0H7X4A/photos/1M/300x300/1168/12-POV.jpg?et=PDC%2CTg6dyMfU2v8MoAIMVg&nmid=0

Teknik pengambilan gambar dengan menekankan sudut perspektif dari subjek, atau elemen tertentu lainnya. Paling sering dipakai pada subjek yang tengah memberikan impresi tertentu pada karakternya yang diwakilkan dengan tanga

1 komentar: